misteri api abadi terpecahkan

api abadi di chesnut, ridge, new york, amerika serikat

api abadi di chesnut, ridge, new york, amerika serikat

Salah satu fenomena alam yang mengagumkan adalah api abadi. Api abadi menyala sepanjang waktu, termasuk saat hujan, karena didayai oleh gas alam.

Baru-baru ini, Arndt Schimmelmann, peneliti dari Indiana University di Bloomington, mengungkap misteri terbentuknya salah satu api abadi paling mengagumkan di dunia, yakni api abadi di barat New York, tepatnya Chestnut Ridge Park, yang berdekatan dengan sebuah air terjun.

Biasanya, api abadi didayai oleh gas yang terbentuk dari batuan kuno di lapisan dalam Bumi yang bersuhu tinggi hingga molekul karbon di dalamnya berubah menjadi gas. Gas menyesap keluar dan saat tersulut api membentuk api abadi.

Namun, api abadi di New York ini berbeda. Schimmelmann mengungkapkan, api abadi di New York didayai oleh gas yang diproduksi oleh batuan yang suhunya jauh lebih rendah, cuma setara dengan secangkir teh.

Perbedaan suhu batuan yang membentuk gas memberi petunjuk bahwa gas dihasilkan dengan proses berbeda. Schimmelmann menuturkan, pembentukan gas melibatkan katalis yang mempercepat pengubahan molekul organik pada batuan menjadi gas.

“Mekanisme pembentukan gas ini telah diajukan sejak bertahun-tahun lalu, tetapi belum ada yang meyakininya,” kata Schimmelmann seperti dikutip Our Amazing Planet, Minggu (12/5/2013).

“Kami berpikir ada mekanisme pembentukan gas yang berbeda di lokasi ini dan ini mungkin juga dijumpai di lokasi lain. Jika ini benar, maka gas bisa diproduksi secara alami di wilayah lain,” imbuh Schimmelmann.

Schimmelmann mengungkap misteri api abadi ini bersama rekannya, Maria Mastalerz dari Indiana Geological Survey, serta Giuseppe Etiope, peneliti dari National Institute of Geophysics and Volcanology di Italia.

Penelitian tak cuma mengungkap misteri api abadi ini, tetapi juga mengukur jumlah metana yang terbentuk secara alami dan menyesap keluar. Terungkap bahwa 30 persen metana terbentuk dari proses tersebut.

Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Marine and Petroleum Geology bulan Mei 2013 ini. Dengan proses pembentukan yang berbeda, api abadi di New York sejauh ini menjadi api abadi paling unik di dunia. Sumber: kompas.com

Iklan

Tentang muhammadarkhan

Seorang penulis yang suka membaca buku dan meminum teh.
Pos ini dipublikasikan di sains. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s