Bumi Perna Jadi “Neraka 200 Juta Tahun”

foto bumi. sumber: kompas.com

foto bumi. sumber: kompas.com

Dulu, Bumi adalah “neraka”, panas dan tak mampu mendukung kehidupan. Namun, kondisi serupa neraka itu tak berlangsung lama dalam skala astronomi. Bumi kemudian berubah menjadi planet biru yang ramah.

“Neraka” di Bumi awalnya diperkirakan berlangsung pada 600 juta tahun awal umur Bumi. Periode itu disebut Hadean. “Ini adalah periode sejarah Bumi saat planet kita masih muda, panas, seperti neraka dan tak mendukung kehidupan,” kata Judit Coggon dari University of Bonn, Jerman, seperti dikutip New Scientist, Jumat (30/8/2013).

Namun, periode tersebut diperkirakan hanya berlangsung sekejap. Studi terbaru yang dilakukan oleh Coggon dan timnya mengungkap bahwa Bumi mungkin menjadi surga kehidupan dan berubah menjadi planet biru lebih awal dari yang diduga sebelumnya.

Pemodelan sebelumnya menyatakan, logam seperti emas dan platinum disebut juga unsur-unsur yang cinta besi, yang larut di besi yang meleleh akan langsung tenggelam ke inti Bumi yang kaya besi begitu terbentuk.

Unsur tersebut dikirim ke Bumi dari antariksa oleh asteroid dan komet. Ilmuwan memperkirakan, bombardir asteroid dan komet yang mengirim unsur itu terjadi 3,9 miliar tahun lalu. Saat itu, air dalam bentuk es juga dikirim ke Bumi.

Coggon yang melakukan analisis kimia batuan di Greenland mengungkap bahwa Bumi sudah kaya emas dan platinum sejak 4,1 miliar tahun lalu. Artinya, proses dikirimnya emas, platinum, beserta air yang membentuk lautan di Bumi mungkin sudah terjadi sebelumnya.

Coggon dalam studinya yang dipublikasikan di Nature Geoscience, 21 Agustus 2013 lalu, memperkirakan, Bumi sudah kaya lautan sejak 200 juta tahun setelah terbentuk. Artinya, “neraka” di Bumi berlangsung sangat singkat dan kehidupan ada jauh lebih awal dari yang diduga.

Eon dan Hadean

Eon pertama dalam sejarah Bumi, Hadean, dimulai saat proses pembentukan bumi dan diikuti oleh eon Arkean pada 3,8 miliar tahun yang lalu. 145 Batu tertua yang ditemukan di Bumi berumur sekitar 4 milyar tahun, dan serpihan kristal zirkon di dalam batu tertua yang ditemukan berumur sekitar 4,4 milyar tahun,[14][15][16] tak lama setelah pembentukan kerak Bumi dan Bumi itu sendiri. Menurut hipotesis tubrukan besar, pembentukan Bulan terjadi tidak lama setelah terbentuknya kerak Bumi, saat Bumi muda tertabrak oleh protoplanet yang berukuran lebih kecil, sehingga melontarkan mantel dan kerak Bumi ke luar angkasa dan membentuk Bulan.[17][18][19]

Dari jumlah kawah yang terdapat di benda langit lain, disimpulkan bahwa periode tumbukan meteorit yang intens, yang disebut dengan Pengeboman Berat Akhir dimulai sekitar 4,1 hingga 3,8  milyar tahun yang lalu pada akhir Hadean.[20] Selain itu, banyak terdapat letusan gunung berapi disebabkan oleh aliran panas serta panas bumi. Meski demikian, kristal zirkon detrital berumur 4,4 milyar tahun menunjukkan bukti bahwa kristal tersebut telah mengalami kontak dengan air yang berada dalam kondisi cair. Hal ini menunjukkan bahwa Bumi telah memiliki samudera atau laut pada saat itu.

Pada awal Arkean, suhu Bumi sudah cukup dingin. Bentuk kehidupan masa kini tidak dapat hidup di atmosfer Arkean yang memiliki oksigen serta lapisan ozon yang tipis. Namun diyakini bahwa kehidupan purba mulai berkembang pada awal Arkean, dengan ditemukannya fosil berumur sekitar 5,3 milyar tahun. Beberapa ilmuwan bahkan berspekulasi bahwa kehidupan bisa dimulai sejak masa Hadean awal, sekitar 4,4 milyar tahun yang lalu.

 

sumber: kompas.com dan wikipedia.org

Iklan

Tentang muhammadarkhan

Seorang penulis yang suka membaca buku dan meminum teh.
Pos ini dipublikasikan di sains. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s