Tahun 2013, Tahun Gejolak Cyber

Tidak bisa dipungkiri, bahwa tahun 2013 adalah tahun gejolak cyber. Mulai dari tingkat yang tidak begitu besar hingga melibatkan antara negara terjadi di tahun ini. Apa sajakah itu. Mari kita simak.

 

1.Meninggalnya Aktivis Internet

Aaron Swartz, sang aktivis internet. sumber: viva.co.id

Aaron Swartz, sang aktivis internet. sumber: viva.co.id

Cerita pertama di mulai dari meninggalnya sang aktivis internet Aaron Swartz yang bunuh diri. Kematiannya membuat duka yang mendalam sampai-sampai grup aktivis Anonymous melancarkan serangan ke web. Web yang diserang oleh Anonymous adalah web MIT. Dikutip dari inilah,com “Situs MIT yang diserang Anonymous itu dituliskan pesan bahwa penangkapan Swartz pada 2011 dengan tuduhan melakukan pembajakan merupakan bukti kecacatan hukum.”

“Situs yang dialami Aaron merupakan ketidakadilan. Aaron juga merupakan aktivis bermuatan politis yang memiliki akhir yang tragis,” ungkap pesan tersebut.

Kembali lagi tentang kasus bunuh diri Swartz. Menurut New York City Office of Chief Medical Examiner, pria berusia 26 tahun ini ditemukan tak bernyawa di apartemennya di Brooklyn. Selain memainkan peran penting dalam menghentikan tagihan pembajakan online di Kongres, Swartz juga dikenal turut serta membantu pembuatan RSS 1.0.

Aaron memiliki kombinasi tentang wawasan politik, keterampilan teknis serta intelijen orang-orang dan isu-isu yang tak terkalahkan,” ujar salah seorang teman Swartz, Cory Doctrow.

Doctorow menuturkan, Swartz memang memiliki masalah depresi selama bertahun-tahun. Lewat sebuah akun, Swartz pernah mengatakan bahwa hidupnya menjadi sengsara setelah situs berbagi berita Reddit diakuisisi oleh Conde Nast. Seperti diketahui Swartz memiliki peran dalam membangun situs Reddit. Sumber: www.viva.co.id

Pernyataan Doctrow ini semakin memperkuat dugaan bahwa Aaron Swartz meninggal karena depresi. Pada tahun 2011 Swartz didakwa menjadi pelaku penipuan komputer dan tindakan lain karena mengunduh artikel jurnal akademis di Massachusetts Institute Of Technology. Dan ia mengaku tak bersalah. Menurut sekelompok pengamat ini adalah konspirasi yang dilakukan pihak Amerika Serikat karena terkait Aaron Swartz adalah aktivis internet, ditambah lagi dengan prestasinya membuat program RSS 1.0

Duka mendalam pun dialami pembuat WWW (World Wide Web) Timothy Barners Lee. Dalam Tweetnya dia mengatakan bela sungkawanya: “Kita telah kehilangan seorang anak. Mari kita menangis.”

Tweet Tim Barners Lee tentang bela sungkawanya terhadap Aaron Swartz. Sumber: deeshaa.org

Tweet Tim Barners Lee tentang bela sungkawanya terhadap Aaron Swartz. Sumber: deeshaa.org

Anonymous Menyerang Israel

Topeng Guy Fawkes, simbol grup Anonymous

Topeng Guy Fawkes, simbol grup Anonymous

Masih di putaran Anonymous, Kali ini Anonymous mengajak peretas di seluruh dunia bersatu untuk menyerang instalasi cyber Israel. Dan hasilnya? Anonymous dan para peretas lainnya berhasil menyerang situs-situs Israel terutama yang bernomain gov.il.

Serangan yang bersandi #OpIsrael itu pun berhasil melululantahkan situs-situs pemerintah israel diantaranya situs kepolisian Israel, situs perdana menteri Israel, situs otoritas keamanan nasional sampai akun Facebook perdana menteri Israel pun diretas! Anonymous mengklaim bahwa kerugian akibat serangannya adalah lebih dari 3 miliar dolar Amerika. Ada warna-warni di serangan kelompok Anonymous di 7 april-2013 ini karena ini menggabungkan kekuatan peretas di dunia termasuk di Indonesia. Terdapat seorang peretas dari Indonesia yang menamakan dirinya Blankon33. Situs-situs yang diretas oleh Blankon33 yaitu:

1.https://smarteq.co.il/lib/_uploads/images/images.php

2.http://web.ramgat.co.il/includes/x.html

3.http://qsi.co.il.

Walau peretas Indonesia berhasil meretas situs Israel tetapi hal ini disayangkan karena yang diretas adalah web warga biasa Israel bukan web pemerintah Israel.

Situs Israel diretas oleh peretas Indonesia. Sumber: kompas.com

Situs Israel diretas oleh peretas Indonesia. Sumber: kompas.com

3.Peretas Indonesia Meretas Situs Pemerintah

Peretas Indonesia meretas situs pemerintah, ya itulah yang dilakukan Wildan Yani Ashari (22) yang meretas situs presiden indonesia yaitu yang beralamat http://www.presidensby.info. Dan yang lebih mencengakan lagi adalah peretasan itu dilakukan sendirian oleh Wildan.

“Engga ada timnya. Disebut ‘Jemberhacker team’ saja, tapi dia bermain sendri,” ujar Sutarman Kepala Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Sutarman, Rabu 30/1/2013.

Peretasan dilakukan pada 9-Januari-2013, situs itu adalah untuk berbagi info mengenail kegiatan-kegiatan presiden Republik Indonesia. Jadi kalau presiden sudah berganti nama presidennya aja dibagian situsnya yang diganti, ga situsnya juga. Situs presiden setelah diretas memiliki latar belakang hitam, dengan tulisan hijau “Hacked By MJL007” dan ada tulisan putih ditengahnya “Jember Hacker Team.”

Situs presiden setelah diretas. Sumber: www.techinasia.com

Situs presiden setelah diretas. Sumber: http://www.techinasia.com

Setelah berita Wildan ditangkap oleh kepolisian Indonesia berita ini sampai terdengar ke telinga Anonymous. Lantas dengan cepat Anonymous mengambil tindakan dengan agresif meretas situs Kemendikbud dengan pesan untuk membebaskan Wildan.

Situs pemerintah Indonesia yang diretas. Sumber: kompas.com

Situs pemerintah Indonesia yang diretas. Sumber: kompas.com

Lewat akun twitter Anonymous Anonymous memposting protes terhadap pemerintah Indonesia tentang penangkapan Wildan yang disertai gambar juga: ”

Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon.” Demikian yang diposting Anonymous melalaui akun twitternta, Selasa (30/1).

 

Kecaman Anonymous di Twitter. Sumber: antara.co.id

Kecaman Anonymous di Twitter. Sumber: antara.co.id

4.Indonesia VS Australia

Ilustrasi. Sumber: merdeka.com

Ilustrasi. Sumber: merdeka.com

Nah, perang cyber antara peretas Indonesia dengan peretas Australia adalah yang sekarang terjadi. Motifnya adalah sentimen dan aksi solidaritas karena negara yang mereka bela menjadi korban penyadapan oleh pemerintah yang Australia dan Amerika Serikat, seperti yang dikatakan mantan kontraktor intelijen NSA Edward Snowden. Motif keduanya adalah karena membela situs-situs warga australia yang ga bersalah kaya situs badan amal kecil. Kelompok Anonymous Indonesia sendiri menolak tuduhan melakukan peretasan ke warga australia, mereka beranggapan bahwa yang melakukannya hanya orang yang pamer atau sekedar ingin menjadi bumbu perang cyber. Situs-situs pemerintah Australia sudah diretas dan dilumpuhkan oleh peretas Indonesia, diantara situs yang diretas oleh peretas Indonesia adalah situs liberan.org.au yang diretas pada pukul 19:00 dengan serangan bermetode DDOS. Diklaim serangan ini pun mendapat dukungan dari Anonymous Australia.

Situs warga biasa Australia yang diretas oleh peretas Indonesia. Sumber: raka-cyber.org

Situs warga biasa Australia yang diretas oleh peretas Indonesia. Sumber: raka-cyber.org

Website bisnis kecil warga Australia yang diretas peretas Indonesia. Sumber: beritahukum.com

Website bisnis kecil warga Australia yang diretas peretas Indonesia. Sumber: beritahukum.com

Facebook Ambil Bagian

Ilustrasi

Ilustrasi

Diketahui bahwa Facebook menghapus akun-akun sekelompok peretas Indonesia. Dua akun yang diketahui dihapus adalah akun fanpage Cyber Security Down Team dan #StopSpyingOnIndonesian.

Ini membuktikan bahwa terjadi kerja sama antara intelijen AS dengan perusahaan-perusahaan internet seperti Facebook yang telah dibocorkan oleh Edward Snowden dalam dokumennya.

“Kerja sama Facebook dengan intelijen Amerika Serikat memang bukan baru, sehingga penghapusan fans page ini pasti merupakan atas upaya campur tangan AS melalui NSA maupun FBI, yang merupakan sekutu Australia menurut perjanjian UKUSA, yang kemudian disebut dengan kehadiran Lima Mata (Five Eyes) yang terdiri dari Australia, AS, Kanada, Selandia Baru dan Inggris.” ungkap pengamat telematika Heru Sutadi.

Facebook sendiri sudah meresponnya secara resmi lewat Charlie Chian, kepala bidang komunikasi Facebook Asia Pasifik.

“Kami benar-benar serius terhadap pernyataan hak dan tanggung jawab kami dan memberikan respon secepatnya untuk menghapus konten berbahaya yang melanggar kebijakan kami. Akun tersebut dihapus karena telah melanggar peraturan kami.” ungkapnya.”

Ini berbanding terbalik dengan kebijakan AS sendiri yang justru melanggar privasi warga dunia lewat internet. Ok, itulah sebagian gejolak cyber yang terjadi di dunia. Semoga kita terhindar dari bahaya serang cyber dan bijak mengatasi segala permasalahan cyber.

 

 

 

Iklan

Tentang muhammadarkhan

Seorang penulis yang suka membaca buku dan meminum teh.
Pos ini dipublikasikan di teknologi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s